Pekanbaru, - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) belum menerima laporan adanya 90 rumah warga di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) Riau terbakar akibat rembetan kebakaran lahan. BNPB meminta warga yang rumahnya jadi korban kebakaran melapor.
"Kita sama sekali tidak menerima laporan dari BPBD Kabupaten Inhil terkait kasus kebakaran 90 rumah warga ini. Aneh juga kok masalah itu tidak dilaporkan ke kita," kata Kabid Data BNPB Agus Wibowo kepada detikcom, Sabtu (1/3/2014).
Menurut Agus, kebakaran rumah warga akibat rembetan lahan terbakar harus dilaporkan resmi ke BNPB. Pihak BNPB akan melakukan penanganan bila mendapat laporan tersebut.
"Kita akan minta klarifikasi ke BPBD Inhil terkait masalah ini. Baru dari wartawan kami tahu ada kasus itu," kata Agus.
Kapolres Inhil, AKBP Suwoyo sebelumnya mengatakan bahwa 90 rumah warga di wilayahnya terbakar sepekan yang lalu. Kebakaran rumah itu diduga kuat akibat rembetan api dari lahan yang terbakar.
"Kalau dilihat di lokasi kejadian terlihat jelas adanya rembetan api dari luar dusa merembet ke rumah penduduk," kata AKBP Suwoyo.
Dalam musibah itu, ditaksir kerugian mencapai Rp 2,5 miliar. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.
"Sekitar 40 jiwa mengungsi di posko, sebagian lagi warga asal Sumsel terpaksa pulang kampung. Sebagian warga lagi menumpang di rumah sanak keluarganya," kata Suwoyo
Read More
Sabtu, 01 Maret 2014
Selasa, 30 April 2013
EIGRP kadang-kadangdisebutsebagai routing
protocol hybrid karenaiamempunyaikarakteristik-karakteristikbaikdari protocol
distance-vector maupundari protocol link-state. Sebagaicontoh, EIGRP
tidakmengirimkanpaket-paket link-state sepertidilakukan OSPF, melainkaniamengirimkan
update distance-vector yang tradisional yang berisiinformasitentang
network-network ditambahdengancost(biaya) untukmencapaimerekadariprespektif
router yang melakukanpengumumantersebut.
Pada Tutorial kali
inikitaakanpraktekmenggunakan Packet Tracer 5.0.
Adapunpenulisan routing protocol EIGRP
adalahsebagaiberikut :
Router(config)#router eigrp autonomous-system
Router(config-router)#network network-address [wildcard-mask]
Langkah
1
Untuksemua router, nomor proses ID
(autonomous-system number) pada routing EIGRP harussama.
Langkah 2
SelanjutnyakitamembuatTopologisepertigambarberikutini
:
Langkah
3
Kemudiankitamengkonfigurasitiap-tiaprouternya :
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
|
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#hostname R1
R1(config)#interface fastethernet 0/0
R1(config-if)#ip address 172.16.1.1
255.255.255.0
R1(config-if)#no shutdown
R1(config-if)#exit
R1(config)#interface serial 0/0/0
R1(config-if)#ip address 172.16.3.1
255.255.255.252
R1(config-if)#clock rate 64000
R1(config-if)#no shutdown
R1(config-if)#exit
R1(config)#interface serial 0/0/1
R1(config-if)#ip address 192.168.10.5
255.255.255.252
R1(config-if)#no shutdown
R1(config-if)#exit
R1(config)#router eigrp 1
R1(config-router)#network 172.16.0.0
R1(config-router)#network
192.168.10.4 0.0.0.3
R1(config-router)#end
R1#copy r s
Destination filename
[startup-config]?
Building configuration...
[OK]
|
2. Konfigurasi R2
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
|
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#hostname R2
R2(config)#interface fastethernet 0/0
R2(config-if)#ip address 172.16.2.1
255.255.255.0
R2(config-if)#no shutdown
R2(config-if)#exit
R2(config)#interface serial 0/0/0
R2(config-if)#ip address 172.16.3.2
255.255.255.252
R2(config-if)#no shutdown
R2(config-if)#exit
R2(config)#interface serial 0/0/1
R2(config-if)#ip address 192.168.10.9
255.255.255.252
R2(config-if)#clock rate 64000
R2(config-if)#no shutdown
R2(config-if)#exit
R2(config)#router eigrp 1
R2(config-router)#network 172.16.0.0
R2(config-router)#network
192.168.10.8 0.0.0.3
R2(config-router)#end
R2#copy r s
Destination filename
[startup-config]?
Building configuration...
[OK]
|
2. Konfigurasi R3
|
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
|
Router>enable
Router#configure terminal
Router(config)#hostname R3
R3(config)#interface fastethernet 0/0
R3(config-if)#ip address 192.168.1.1
255.255.255.0
R3(config-if)#no shutdown
R3(config-if)#exit
R3(config)#interface serial 0/0/0
R3(config-if)#ip address 192.168.10.6
255.255.255.252
R3(config-if)#clock rate 64000
R3(config-if)#no shutdown
R3(config-if)#exit
R3(config)#interface serial 0/0/1
R3(config-if)#ip address
192.168.10.10 255.255.255.252
R3(config-if)#no shutdown
R3(config-if)#exit
R3(config)#router eigrp 1
R3(config-router)#network 192.168.1.0
R3(config-router)#network 192.168.10.4
0.0.0.3
R3(config-router)#network
192.168.10.8 0.0.0.3
R3(config-router)#end
R3#copy r s
Destination filename
[startup-config]?
Building configuration...
[OK]
|
Setelahsemuanyaselesai, lakukan ping dari
PC1 ke PC2 dan PC3 danbegitujugasebaliknya, ataudenganmelakukanpengirimanpaket
data yang telahdisediakanoleh Packet Tracer 5.0. Apabilakonfigurasi yang
telahdibuatsudahbenar, makasemuanyaakanterkoneksidanpengirimanpaket data
akanberhasil.
Langganan:
Postingan (Atom)






